Cokelat Musim Kering
11 June 2009 at 11:09 am | Posted in Created by Me | 23 CommentsTags: daun kering, musim kemarau, musim kering, puisi

seperti daun gugur
pada musim tanpa hujan
ada keikhlasan tak terkatakan
dalam helaian yang jatuh perlahan
agar pohonnya tetap bertahan
ada selaksa kesabaran
menyebar di pembuluh tuanya
ada kebaikan hati
tersembunyi di garis urat yang mengering
hingga warnanya
terlihat begitu hangat
terlihat begitu indah
dalam kerendahan hati
~Fairuz Azzahra~
(gambar dari sini)
Palestine
7 January 2009 at 10:55 am | Posted in Created by Me, Suddenly Think | 13 CommentsTags: gaza, israel, palestina

Akhir Waktumu
17 September 2008 at 10:05 pm | Posted in Created by Me | 4 CommentsTags: akhir, kematian, sahabat, teman
Sepeninggalmu kawanku
Masih ada ruang kosong di hati ini
Teringat hari bagai mimpi
Saat jantungku direnggut paksa
Tergugu aku tak berdaya
Tak kuasa untuk mendekat
Menatap lebih dalam wajah tidurmu
Tenggelam aku dalam kejaran memori
Senyum dan tawa
Sejak pertama bertemu
Hingga tatapan terakhir
Saat lidah tak mampu lagi berucap
Entah khayalku yang bicara
Atau memang itulah arti tatapmu
Hiduplah dengan baik
Walau tanpa aku di sisimu
Lagi-lagi Gw Ga Bisa Menentukan Judul
17 August 2008 at 2:42 am | Posted in Created by Me | 5 CommentsTags: hati, janji, puisi, tanpa judul
Mana benteng itu
Yang kupkir begitu kokoh
Tak lapuk oleh gerimis
Mana janji hati
Yang dahulu tak tergoyah
Oleh badai yang menghunjam
Mana keteguhan
Yang dahulu gagah perkasa
Untuk berkata tidak
Jangan dicari
Karena setan ada dimana-mana
Jangan dinanti
Karena jalan itu masih panjang
Jangan ditunggu
Karena hati itu terbolak-balik di tangan-Nya
Maaf
Mungkin diri ini
Yang telah memasang jerat untuk hatimu
Mungkin diri ini
Telah menyeretmu menjauh dari-Nya
Betapa terkutuknya!
Kumuh di Jakarta
23 July 2008 at 5:00 pm | Posted in Created by Me | 2 CommentsTags: Jakarta, kumuh
Kaki-kaki tak beralas
Menjejak bumi penuh derita
Menambah hiruk pikuk Jakarta
Memadati lampu merah layaknya laron
Menjejali tanah kosong dengan kardus
Tak layak pun disebut rumah
Tak pantas pun disebut pakaian
Bagi orang-orang seperti kami
Pergi pagi pulang pagi
Jika pun seminggu tiada kabar
Tak kembali artinya mati
Kami mengais sampah di emperan toko
Membiarkan belatung jadi teman
Hingga darah dan nanah hasilkan uang
About Friendship
4 July 2008 at 11:12 am | Posted in Created by Me | Leave a commentTags: Angga, Fairuz Azzahra, farewell party, friendship
Sahabat
Bukalah lagi lembaran buku hidupmu
Ini adalah cerita yang kita mulai tiga tahun silam
Saat kita bertemu dan mulai saling mengisi lembaran-lembarannya
Masihkah tinta yang tertulis dalam lembaran buku hidup itu basah?
Ataukah sudah kering dan pudar
Tidak apa-apa bila tintanya pudar
Jika masih ada kalian
Yang bisa menceritakan kepadaku kisah kita
Namun, jika kalian pun sudah tidak ada lagi
Bagaimana caraku mengingat semua kenangan kita?
Hari ini, aku ingin kita menulis ulang tinta yang pudar
Agar kita tidak melupakan apapun
Sahabat
Hari ini adalah hari di mana segala kenangan terungkap
Dan terputar kembali dalam benak kita
Segala kenangan yang tersimpan rapat
Canda tawa yang masih bergaung
Bersama isak tangis yang teredam di sudut kelas
Serta rahasia yang disimpan rapat selamanya
Oleh dinding-dinding sekolah yang membisu
Sahabat
Aku ingat saat pertama kita bertemu
Tak pernah saat itu terpikir
Bahwa suatu saat kita akan begitu tak ingin berpisah
Bahwa suatu saat kita harus berpisah
Sahabat
Kita yang pernah saling menyakiti
Kita yang pernah saling menoreh luka
Tidakkah lebih baik jika semua amarah dan dendam yang tersisa itu terlupakan?
Karena patutkah kita menyimpan amarah dan dendam
Untuk suatu pertemuan kembali
Yang tidak kita ketahui kapan terjadinya
Sahabat
Mungkin benar jika kita baru merasakan betapa berharganya suatu hal
Jika hal itu sudah akan pergi
Sudah akan hilang dari jarak pandang kita
Sahabat
Ingatkan aku untuk apa kita berkumpul hari ini
Mereka mungkin mengatakan ini perpisahan
Tapi hati yang tertaut tidak akan benar-benar terpisah
Sahabat
Mulai saat ini kita akan bertemu dengan banyak orang
Memiliki dunia yang berbeda-beda
Mungkin sama sekali berbeda dengan tiga tahun yang kita habiskan bersama
Tapi sesekali ingatlah kenangan kita
Tapi sesekali bukalah album foto kita
Agar kita mengingat apa yang telah kita alami di sini
Meskipun hanya di sudut hati
Jika semua yang ada
Tak lagi di sisimu
Perlahan tinggalkanmu pergi
Jika yang kau sentuh
Jika yang kau raba
Dengan kasih sayangmu menjauh
Bila semua mimpi yang kau rangkai indah
Tak lagi kau jalani bersama
Bayangkan
Bila semua pergi
Dari dekapanmu
Apa yang kau lakukan?
Renungkan
Bila yang kau sayang
Dan yang menyayangimu
Perlahan meninggalkanmu
Sebelum semua pegi
Dekaplah erat dan jangan lepaskan lagi
Janji yang telah terukir dan mimpi yang kita rangkai bersama
Dan ingatlah hari ini
Hingga ajal menjemput kita nanti
Kita kan selalu dekat meski jauh terpisah
written by:
Rasyidah a.k.a. Fairuz Azzahra a.k.a. Teteh
Nashrul Angga Wardani
(One Night at Shinta, RIGHT Before The Farewell Party of Our Senior)
Untitled (bukan bermaksud niru Simple Plan nih, ya)
22 May 2008 at 8:42 am | Posted in Created by Me | Leave a commentTags: darah, Manusia, pembunuhan, perang
Aku benci melihat manusia saling bunuh, saling mencabik nyawa
Aku benci melihat betapa banyak darah tertumpah, betapa banyak air mata mengalir
Aku benci melihat kehidupan yang terenggut paksa
Aku benci peperangan
Bagiku setiap manusia berhak untuk hidup
Mereka berhak hidup layak
Mereka berhak terbebas dari rasa takut, takut dibunuh, takut teraniaya
Aku benci setiap peperangan, sungguh sangat benci
Kenapa manusia harus saling bunuh?
Kenapa manusia saling menghancurkan?
Kenapa mereka menciptakan alat pembunuh?
Kenapa mereka menciptakan senjata untuk membunuh?
Kenapa manusia begitu haus darah?
Kenapa mereka saling merenggut nyawa?
Apakah dunia ini tidak cukup luas untuk ditinggali bersama?
Kenapa manusia selalu tak bisa mengalah?
Selalu tak bisa berbgai?
Selalu tak bisa menerima perbedaan?
Aku malu jadi manusia
Aku malu
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.








