Travelers’ Tale; Belok Kanan: Barcelona!
13 November 2008 at 7:55 pm | Posted in About 'da Books | 9 CommentsTags: adhitya mulya, alaya setya, backpaceker, buku, fiksi, iman hidajat, ninit yunita, novel, resensi, traveler's tale, travelling
Judul
Travelers’ Tale; Belok Kanan: Barcelona!
Penulis
Adhitya Mulya, Alaya Setya, Iman Hidajat, Ninit Yunita
Penerbit
Venture all. See what fate brings.
-Vietnamese Proverb-
Fokus cerita ada pada empat orang sahabat sejak kecil, Francis Lim, Retno Wulandari, Farah Babedan, dan Jusuf Hasanuddin. Setting-nya saat mereka udah gede dan kerja di empat negara berbeda. Suatu hari Francis mengirim undangan pernikahannya dengan seorang gadis Spanyol yang akan dilangsungkan di Barcelona. Tiga orang sahabatnya diundang, dan masing-masingnya memutuskan untuk datang, menempuh perjalanan lintas negara, dengan alasannya masing-masing.
Cerita dituturkan dari sudut pandang tiap tokoh yang berbeda di setiap bab-nya. Jadi ada empat sudut pandang dalam novel ini. Retno yang datang jauh-jauh dari Kopenhagen, memang dengan tujuan untuk menghadiri pernikahan Francis, walaupun sempat terkenang dengan masa lalu dan ingin melihat gadis seperti apa yang akhirnya dipilih Francis. Farah yang terbang lintas benua dari Vietnam untuk menghentikan pernikahan Francis. Dan Jusuf, dia melakukan segala cara untuk bisa sampai ke Barcelona dari Afrika Selatan, untuk menggagalkan rencana Farah. Sementara itu Francis sendiri malah diterpa kebimbangan setelah mengirimkan undangan pernikahan itu.
Menurut gw kelebihan buku ini adalah sudut pandang empat tokoh tadi. Jadi pembaca ga cuma memandang dari satu sisi, bukan juga dari sudut pandang pihak ketiga. Kita bisa tau isi pikiran masing-masing tokoh, jalan berpikir mereka. Berhubung penulisnya ada empat, gw rasa masing-masing tokoh digarap oleh satu penulis. Yang gw yakin, tokoh Jusuf itu bagiannya Adhitya Mulya, gokil abis soalnya, he he he.
Selain itu, ga cuma love story aja yang diangkat di sini, tapi juga kisah travelling-nya. Membaca bukunya, kayak diajak jalan-jalan ke Kopenhagen, terus loncat ke Vietnam, terus ke New York, situasi perang saudara di salah satu negara di benua Afrika, bahkan sebuah gay bar di Barcelona
. Jadi pengen merasakan sendiri perjalanannya. Di tengah-tengah penuturan cerita juga ada beberapa tips travelling yang bener-bener berguna, kecuali yang satu ini:
Emergency Landing, Things to Do:
Gak ada.
Tim penulis hanya mengucapkan: good luck!
And we hope you enjoy the book.
Dan bener-bener enjoy, sih, baca bukunya. Awalnya gw tertarik beli karena ceritanya tentang traveler. Tapi kemudian gw malah jatuh cinta sama pasangan Ninit Yunita dan Adhitya Mulya, dan mulai mencari buku-buku mereka yang lain.
9 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a Reply
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.










kayaknya bagus tuh bukunnya……..coba cari deh..
thanks ya udah mampir di blogku
Comment by Alex— 14 November 2008 #
lurus.. pertigaan kanan..
mm
belok kiri, kanan
perempatan kanan
ada gang masuk, rumah nmr 4
umm..
Comment by andyan— 14 November 2008 #
Alex
Hati-hati, ya… bikin pengen jalan-jalan soalnya
andyan
Ealah… saya tuh nyari rumah nomer 14, Mas… bukan nomer 4
Tadi harusnya pas perempatan belok kiri, di depan kuburan itu lho…
Mas jadi tukang ojek kok ga tau jalan, sih…
*makin gak nyambung*
Comment by Fairuz Azzahra— 14 November 2008 #
aku udah punya
Comment by soulharmony— 16 November 2008 #
perempatan bukannya sebelahnya poskamling?
*makin ngawur*
pinjemin bukunya dnk
Comment by andyan males login— 17 November 2008 #
soulharmony
Seru, ga, Mas, bukunya?
andyan
)
Aduh, poskamling-nya udah digusur kemaren… (Lho? Ada gituh, poskamling digusur?
Dikirim lewat Abang Tiki?
Comment by Fairuz Azzahra— 17 November 2008 #
Dulu ditawarin temen buat hadiah ulang tahun gue, tapi karena yang nawarin tu temen yang hobinya baca “Dealova”, “Lukisan Hujan”, dan novel-novel teenlit lainnya, gue jadi khawatir, takutnya sejenis kae buku-buku roman remaja yang ga penting gitu….
padahal dia udah bilang ni buku cocok ma gue yang suka jalan-jalan… ehehehe… jadi pengen beli euy,, harganya berapa yah?
Comment by bagas— 18 November 2008 #
Kayaknya genre-nya agak lebih dewasa dibanding teenlit. Ga tau juga, sih…
Hee… soalnya kebanyakan teenlit ceritanya mengawang-awang gitu sih, gw juga suka jadi berasa aneh bacanya
Wah, gw udah lupa harganya berapa
Comment by Fairuz Azzahra— 18 November 2008 #
Wah, kayaknya asik nih ka Faye….
Comment by yak— 17 May 2010 #