Jenis Film

Animation/Family/Comedy

Produser

Brad Lewis

Sutradara

Brad Bird, Jan Pinkava

Penulis

Brad Bird, Jan Pinkava, Jim Capobianco, Emily Cook, Kathy Greenberg

Pemeran

Patton Oswalt, Ian Holm, Lou Romano, Brian Dennehy, Peter Sohn

Homepage

http://disney.go.com/disneypictures/ratatouille/

Durasi

110 menit

Rataouille bercerita tentang seekor tikus bernama Remy yang bisa dibilang punya kelebihan dibandingkan tikus-tikus lain. Indra penciumannya jauh lebih tajam dibandingkan teman-teman sesama tikusnya. Selain itu, ia adalah satu-satunya tikus di koloninya yang enggan mencuri makanan dari tong sampah. Dia berpendapat seharusnya tikus-tikus pun bisa makan makanan yang layak seperti yang dimakan manusia. Remy sangat mengidolakan Chef Auguste Gusteau yang merupakan juru masak paling terkenal di Paris saat itu.

Suatu hari, di tengah usaha pencarian bumbu masak (saat Remy sudah mulai mencoba “memasak” sesuatu), dan di tengah keterkejutan karena berita meninggalnya Chef Auguste Gusteau di televisi, nenek tua pemilik rumah tempat koloni tikus Remy tinggal menyadari keberadaan Remy dan kakaknya. Berbuntut pada terbongkarnya markas koloninya, Remy dan kawan-kawan melarikan diri ke sungai dengan menumpang “sekoci” penyelamat yang disediakan untuk keadaan darurat. Di saat genting seperti itu, Remy menyempatkan diri untuk membawa kabur buku masak karangan Chef Auguste Gusteau milik si nenek tua. Malangnya, hal itu menyebabkan Remy tertinggal dan terpisah dari koloninya. Namun ternyata, setelah beberapa lama kelaparan sendirian dan mulai berbicara dengan Chef Auguste Gusteau di kepalanya, Remy keluar dari gorong-gorong ke permukaan tanah dan mendapati bahwa dirinya berada di Paris! Kota impiannya! Tepat di depan restoran milik Chef Auguste Gusteau!

Saat itu, di restoran tersebut datang seorang anak muda pendatang baru bernama Linguini yang membawa sepucuk surat dari ibunya yang merupakan mantan kekasih Chef Auguste Gusteau. Linguini yang dipekerjakan sebagai tukang bersih-bersih ternyata menumpahkan sup yang tengah dimasak, dan dalam usahanya memperbaiki kesalahan, ia menambahkan beberapa bahan secara asal kepada sup yang tengah dimasak. Remy yang melihat hal ini tentu kaget bukan kepalang kareng menyadari bahwa reputasi restoran tersebut akan turun jika sup tersebut sampai ke tangan pelanggan. Remy pun bergegas mencari cara untuk memperbaiki rasa sup-nya. Namun hal ini rupanya terlihat oleh Linguini. Sebelum Linguini sempat berbuat sesuatu, Skinner (kepala koki yang dalam cerita ini berperan sebagai tokoh antagonis) menangkap bahwa Linguini melakukan sesuatu terhadap sup-nya dan mengancam akan memecat Linguini. Di saat ia sibuk memarahi Linguini, pelayan datang dan langsung membawa sup tersebut ke meja pelanggan diiringi tatapan ngeri dari staf dapur. Secara mengejutkan, pelanggan tersebut puas dengan sup-nya. Akhirnya Linguini pun tidak jadi dipecat, tapi ia harus membuat sup tersebut sekali lagi, kali ini diawasi dengan seksama oleh Skinner.

Cerita terus berlanjut dan akhirnya Remy dan Linguini menjadi sahabat, diawali oleh permintaan Linguini untuk membantunya membuat sup tadi agar ia bisa bertahan bekerja di resotran tersebut. Kemampuan memasak Remy digabungkan dengan wujud manusia Linguini, dan dengan sedikit cara yang agak mustahil diterima akal sehat, berhasil menaikkan reputasi restoran kembali.

Tentu saja film ini tidak berakhir di sini. Skinner yang curiga dengan kemampuan cemerlang Linguini berusaha mencari celah untuk menjatuhkannya. Belum lagi saat Skinner mengetahui bahwa Linguini adalah anak dari Chef Auguste Gusteau yang berhak mewarisi restoran tersebut, yang seharusnya jadi miliknya jika tidak ada ahli waris dari Chef Auguste Gusteau. Ditambah permasalahan bertemunya kembali Remy dengan anggota koloninya di halaman belakang restoran, dan kemunculan kembali Anton Ego, kritikus masakan yang menjatuhkan Chef Auguste Gusteau menjelang kematian koki tersebut untuk kembali mengkritik restoran yang tengah berusaha mengembalikan satu bintang yang hilang.

Film ini bener-bener lucu dan seru. Gw suka ngeliat gambar animasinya. Grafiknya halus banget. Favorit gw hidungnya si Remy. Ha ha ha. Habisnya lucu ngeliatnya, warna pink yang soft gitu. Terus kalo adegan favorit, ya waktu klimaksnya. Waktu Anton Ego datang ke restoran dan menunggu masakan, sementara staf dapur pada berhenti karena ga bisa menerima waktu Linguini bilang semua kecemerlangannya waktu memasak itu berkat Remy, dan akhirnya yang menyelamatkan mereka adalah segerombolan tikus-tikus dari koloni Remy. Mereka gotong royong bikin pesanan pelanggan hari itu. Waahh… seru deh di bagian ini.

Ternyata film ini juga udah menangin banyak award, lho. Contohnya aja di Academy Award, menang untuk kategori Animated Featured Film, dan juga dinominasikan untuk Original Score, Original Screenplay, Sound Editing, dan Sound Mixing. Terus di Annie Awards, menang untuk kategori Best Animated Feature, Best Animated Video Game, Character Animation in a Feature Production, Character Design in an Animated Feature Production, Directing in an Animated Feature Production, Music in an Animated Feature Production, Production Design in an Animated Feature Production, Storyboarding in an Animated Feature Production, Voice Acting in an Animated Feature Production, Writing in an Animated Feature Production. Di Hollywood Film Festival juga menang Special Honor for Animation. Di Golden Globe Awards menang Best Animated Feature Film. Dan lain-lain. Belibet gw ngomongnya udah. He he he

Add to Technorati Favorites